Oleh karena itu berikut ini ada beberapa kiat yang bisa dijadikan panduan agar si karet hitam-bundar Anda lebih berumur panjang dan nyaman untuk perjalanan :
1. Tekanan angin
Ukurlah tekanan ban sesuai spesifikasi kendaraan dan rekomendasi produsen. Biasanya, tercatat di bagian bawah pintu kiri depan atau buku manual. Jangan terlalu berlebih atau kurang dari patokan itu. Andai terlalu keras, di samping daya cengkeram berkurang, juga mengurangi kenyamanan berkendara. Sebaliknya, jika tekanan terlalu rendah, kerja dinding ban menjadi lebih berat dan mengakibatkan defleksi berlebih. Tekanan ban yang kurang juga memperbesar risiko ban meletus.
Ukurlah tekanan ban sesuai spesifikasi kendaraan dan rekomendasi produsen. Biasanya, tercatat di bagian bawah pintu kiri depan atau buku manual. Jangan terlalu berlebih atau kurang dari patokan itu. Andai terlalu keras, di samping daya cengkeram berkurang, juga mengurangi kenyamanan berkendara. Sebaliknya, jika tekanan terlalu rendah, kerja dinding ban menjadi lebih berat dan mengakibatkan defleksi berlebih. Tekanan ban yang kurang juga memperbesar risiko ban meletus.
Jangan lupa tekanan angin untuk ban yang diisi beban dengan hanya mengendarai sendiri juga harus diperhatikan. Karena jika tekanan angin diisi untuk kendaraan yang diisi beban sama dengan yang dalam kondisi sendiri, maka disaat itu pula mobil akan terasa tidak nyaman untuk dikendarai.
